Demi Masa… Berkarya lah dengan cinta

J’en jure par l’heure de l’après-midi
(I swear some by the hour of the afternoon)
Demi masa

L’homme travaille à sa perte
(The man works with his loss)
Sesungguhnya manusia dalam kerugian

Tu en excepteras ceux qui croient et pratiquent les bonnes oeuvres, qui recommandent aux autres la vérité et la patience.
(You will exclude of them those which believe and practise good works, which recommend to the others the truth and patience.)
Melainkan mereka yang percaya dan beramal sholeh, serta menyerukan kebenaran dan kesabaran.

Mendalam dan sarat nilai filosofis saat Kabadan berbicara masalah WAKTU,

Tak terasa waktu bergulir dengan angkuhnya, dari detik ke detik meninggalkan kita,… Sekilas ku tatap wajahku, betapa semakin bertambah keriput di dahiku,… Mmmmm,… sudah 34 tahun rupanya.

Beranjak ke peraduan, kurenungi, apa yang selama ini telah saya kerjakan, rutinitas, kantor, rumah, macet, tanggal muda tanggal tua, berotasi dan berganti ganti….. Betul sekali di satu sisi saya merugi belum dpt membuat sebuah karya yang besar.

Sementara di sisi dunia lain, angkatan saya yang berumur 34 tahun seperti Del Piero, Pavel Nedved, Luis Figo begitu fenomenal,…

Btw, yang sebaiknya terjadi adalah berusaha untuk selalu menjadi lebih baik dari kemarin,…. Kurasa itulah karya terbesarku, dan lakukanlah semua kewajiban dengan CINTA, atas dasar CINTA, bukan karena sanjungan dan pujian, karena seiring waktu tak akan berarti sanjungan dan pujian, namun CINTA akan selalu ada mengiringi perjalanan waktu.


~ by subpokprancis on May 30, 2008.

4 Responses to “Demi Masa… Berkarya lah dengan cinta”

  1. bravo, kris. keep up the good work.

  2. Kang Krisna, mengharukan..

    Cinta memang indah, dan dapat membuat semua hal terlihat dan terasa indah. Melakukan semua hal dengan dasar cinta, niscaya tidak akan lelah dan akan terus semangat. So..mas Krisna jangan pernah berhenti untuk mencinta ya.. cinta keluarga, cinta teman-teman, cinta pekerjaan, cinta berkarya, cinta hidup. Selamat berkarya…

    “mencintai dan dicintai adalah merasakan kehangatan matahari dari kedua sisi.” (Victor Hugo)

  3. cinta ? love ? amour ?
    Qu’est que ce ?
    what is that ?
    ola..la…. je connaise.. cinta… yah.. cinta..
    sebuah perasaan yang muncul dari lubuk hati yang paling dalam.
    muncul setelah teraplikasi dan di olah sedemikian rupa.dibutuhkan banyak cara untuk mengungkapkannya. dengan panca indra yang kita miliki, bahkan bagi orang2 yang memiliki kelebihan khusus. mereka mengungkapkannya dengan cara2 yang tidak lazim. bahkan mereka yang tidak memiliki kelebihanpun akan memanfaatkan jasa superman untuk memperoleh cinta. walaupun dengan segala resiko yang akan ditanggung.
    cinta memang sebuah kata sakti yang memiliki keampuhan yang luar biasa. namun, cobalah membicarakan cinta di depan broken heart mania…
    “niscaya sumpah serapahlah yang akan keluar”
    ” hari gini masih patah hati, capee deh… “

  4. CINTA

    Setiap orang yang pernah merasakannya virus ini,
    pasti tidak pernah menyangka akan sakit yang dirasa.
    Virus yang bisa menggerogoti hati.
    Seseorang dapat merasa berada dalam neraka bahkan surga.
    Kadangkadang ada juga yang merasa berada diantaranya,
    entah apa yang terjadi dengan jiwajiwa yang terserang virus ini.

    Mereka bisa tertawa dan bisa menangis
    bahkan menghabisi nyawasendiri dan juga orang lain.
    Kadang kita sering berpikir apakah virus inibegitu dasyat? Jawabannya ada dalam hati kita semua masingmasing.
    Bagaimana kita semua pernah dan akan terserang
    dan digerogoti perlahan sampai akhir hayat oleh virus ini.

    Ada yang menyerah dan ada yang bersabar
    ada juga yang tegar menghadapi segala cobaan…

    Dimanakah kalian berpijak?

    Terkadang aku hanya bisa tersenyum
    melihat mereka yang terjangkit virus ini,
    bahkan kadang aku juga menangis melihatnya…
    hingga kadang aku juga terpana melihat begitu dasyat
    perubahan yang dibuat oleh virus ini terhadap individu
    di dunia nyata…

    Sedangkan aku hanya sebagai penikmat virusvirus
    yang ada di muka bumi
    dan tetap bersabar menghadapi segala sakit dan
    cemooh orangorang diluar sana
    Tersenyumlah…karna senyum itu GRATIS dan
    kadang mengobati hati orang lain
    juga hati yang sedang lelah terserang virus CINTA.

    Sampai kapankah dapat bertahan?
    Jika ada yang bertanya…

    maka aku akan menjawab…

    …selamanya…

    seperti layaknya seorang Bapa merentangkan tangan di kayu salib, dan rela bertekuk lutut dan menangis
    karena tidak sanggup menghadapi cobaan yang terlihat
    maka…
    semua juga kulakukan demi virus CINTA yang merasuk dalam hati

    Tak peduli dengan batu yang terlempar
    dan tubuh penuh luka serta ludah yang disemburkan…
    Engkau tetap berjalan menggenapi takdirmu…

    sekarang mungkin saatnya…

    Giliranku

Leave a Reply